UTS ISLAM DAN BUDAYA LOKAL_nahdyah fauziah_kpi 21_A4
AGAMA SEBAGAI SISTEM PENGETAHUAN DAN SIMBOL
Oleh
NAHDYAH FAUZIAH
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Peranan agama yang di anut oleh mayoritas penduduk. Setiap agama memili
keberagaman yang berbeda agama atau umat beragama lain nya. Indonesia yang
mayoritas beraga islam juga memiliki keberagaman yang khas bukan hanya islam
umat beragama lain juga memiliki sistem,metode dan keberagaman dengan
menggunakan simbol-simbolsebagai sarana atau nasehat bagi umat nya. Telah di
lihat dari sejarah ternyata adanya simbol-simbot tersebut sudah ada mulai sejak
zaman Nabi Muhammad SAW.
Manusia
memiliki tiga tingkatan yaitu statis, dinamis,dan religius. Setelah melalui
tingkatan tersebut manusia akan lebih mendekat kepda tuhan nya.beragama adalah
menyerahkan diri kepada tuhan. Dalam kehidupan manusia penuh di warnai dengan
simbol-simbol. Sepanjang sejarah manusia di temukan tindakan-tindakan manusia
dalam agama, sosial,politik, dan lain0lain dengan mengnggunakan simbol. Semua
kegiatan manusia itu melibatkan simbol-simbol dengan itu manusia manusia busa
di sebut dengan homo simbolicus.
I.
MANUSIA DAN SIMBOLISME
Simbol atau lambang adalah tanda yang
menyatakan mengandung maksut tertentu. Simbol adalah merupakan media pemahaman
suatu objek. The liang Gie(1975: 26) dalam kamus dictionary of logic menyebutkaan bahwa simbo adalah tanda
buat manusia yang buakn berwujud kata-kata untuk mewakili suatu dalam bidang logika saja karena dalam budaya simbol dapat
berupa kata-kata. Bukan hanya simbol, ada juga yang nama nya isyarat dan tanda.
Dalam segi pengertian tidak jauh beda dengan simbol. Isyarat adalah keadaan
untuk memberi suatu tanda dari subjek kepada objek. Atau sebagai tanda. Contoh nya
bunyi peluit kereta api, gerak-gerik bendera morse dan lainsebagainya. Tanda adalah
menunjukkan kejadian tertentucontohnya bunyi guntur yang ditandai dengan kilat.
Selain itu tanda tanda dalam kehidupan masyarakat seperti rambu-rambu lalu lintas.
SIMBOLIS DALAM AGAMA
Bukan
hanya itu dalam agama simbol sebagai sistem institusi kepercayaan yang
mengandung meyakini serta imajinasi manusia tentang tuhan, hal ghoib, wujud
dewa-dewa. Sistem upacara keagamaan juga berhubungn dengan simbol seperti dalam
aneka ragam upacara, berdoa, sesaji, dll.hubungan simbol deanagn keagamman dapat
dilihat dalam kegiatan” beragama yang mana hubungan antara komunikasi human
kosmis dan komunikasi keagamaan lahir batin. Contonya simbolis dalam keagamaan adalah seperti kisah Nabi mulai dari
nabi Adalm dampai Nabi Muhammad SAW.
SIMBOLISME POLITIK ISLAM
dalam
konsep ini di kenal dengan konsep tauhid yang mana berisi ajaran tuahan adalah
pusat dari segala sesuatu. Diorientasikan bahwa hidup manusia untuk mengabdi
kepada sang penciptanya. Konsep ini ternyata memiliki arus balik kepada
manusia. Iman dan amal misal nya yangmana tidak dapat di pisahkan. Iman dan
amal ini muncul sistem simbol. Misal dam al-quran di kenal dengan amar ma’ruf nahi munkar. Yaitu menyeru kepada kebajikan
dan mencega kemungkaran.
Dalam konteks ini seluruh sistem simbol u tuk
gerakan kepentingan kelompok. Simbol-simbol
keagamaan berfungsi sebagai media
komunikasi hubungan manusia dengan tuhan nya, tetapi berhubungan dengan
kepentingan kelompok seperti ka’bah merupakan simbol dari keagamaan yang di
geser menjadi lambang partaiuntuk membangkitkan
semngat orang-orang yang beragama islam membela simbol gersebut.
PENUTUP
manusia adalah makhluk yang penuh dengan simbol. dalam kehidupan nya pun selalu di kelilingi dengan simbol-simbol baik dari budaya maupun agama. nampak sekali dari berbagai alat upacara, bahkan simbol-simbol yang terdapat di kitab suci juga. dengan itu dalam kehidupan simbol juga sangan terarti.
Komentar
Posting Komentar